Jika Di Indonesia Ada Lapo, di Tanzania ada Danau Toba Restaurant Pertama
Jika Di Indonesia Ada Lapo, di Tanzania ada Danau Toba Restaurant Pertama

Restourant Toba mempromosikan kebudayaan, kuliner, dan Pariwisata Indonesia di negara akreditasi



Prof. Dr. Ratlan Pardede  Dubes RI Dar es Salaam telah meresmikan pembukaan Danau Toba Restaurant, restoran Indonesia pertama di pusat kota Dar es Salaam, Tanzania.

Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh sejumlah Duta Besar dari negara sahabat, komunitas ekspatriat Filipina, Vietnam, Asia dan Eropa, serta sejumlah pengusaha Indonesia dan Tanzania.  Acara tersebut juga menjadi momen peluncuran Kursus Bahasa Indonesia Angkatan kedua di Tanzania yang diselenggarakan oleh KBRI Dar es Salaam.

Sejumlah perwakilan dari para peserta kursus Bahasa yang terpilih turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Danau Toba Restaurant didirikan atas kerja sama Mr Desidery Rutta, pengusaha Tanzania yang telah lama menjalin hubungan bisnis dengan Indonesia, serta investor Indonesia.

Mr. Rutta sangat menyukai berbagai kuliner Indonesia dan meyakini bahwa masakan Indonesia akan diterima dengan baik oleh masyarakat Tanzania maupun kalangan ekspatriat.

KBRI Dar es Salaam memberikan dukungan besar kepada Mr. Rutta agar restoran tersebut dapat berdiri, termasuk dengan memberikan pelatihan memasak kepada para calon juru masak restoran.  Pemilihan nama “Danau Toba” juga dimaksudkan untuk turut mempromosikan destinasi pariwisata di Indonesia, mengingat Danau Toba telah menjadi salah satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas di Indonesia, serta telah mendapatkan status Global Geopark oleh UNESCO.

Keberadaan restoran ini akan menjadi salah satu corong KBRI Dar es Salaam untuk mempromosikan berbagai destinasi wisata di Indonesia melalui pemutaran tayangan video pariwisata Indonesia pada interior restoran.

Selain itu, pada pembukaan tersebut, KBRI Dar es Salaam juga turut menampilkan tarian tradisional Indonesia untuk semakin mempertegas corak ke-Indonesia-an restoran tersebut.

Dubes RI Dar es Salaam juga menyampaikan bahwa restoran tersebut juga dapat menjadi showcase kemampuan Indonesia dalam memberikan nilai tambah terhadap berbagai produk agrikultur (agroprocessing) kepada masyarakat Tanzania.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan restoran ini akan berkontribusi pada perekonomian Indonesia dan Tanzania, khususnya dalam sektor penambahan nilai produk agrikultur, yang akan dilakukan restoran melalui pengolahan berbagai produk agrikultur dari Indonesia dan Tanzania menjadi beragam kuliner khas Indonesia.”tambah Ratlan.

Terkait keberlanjutan penyelenggaraan kursus Bahasa Indonesia yang pertama kali diselenggarakan pada periode 2019-2020, Dubes RI Dar es Salaam menyampaikan harapannya bahwa sejalan dengan pembukaan restoran ini, dia berharap dengan lebih banyaknya generasi muda Tanzania yang mengenal kebudayaan dan bahasa Indonesia akan dapat semakin mempromosikan kerja sama antara masyarakat Indonesia dan Tanzania.

Dubes RI juga mendorong agar semakin banyak generasi muda Tanzania untuk mempelajari Bahasa Indonesia untuk memperbesar peluang meneruskan Pendidikan tinggi di Indonesia melalui beasiswa yang diberikan Pemerintah.

Sebagai informasi, antusiasme masyarakat Tanzania untuk mengikuti kelas Bahasa Indonesia cukup tinggi, di mana jumlah pendaftar jauh melebihi kapasitas kelas Bahasa yang ditawarkan.

KBRI Dar es Salaam terus berkomitmen untuk terus mempromosikan kebudayaan, kuliner, dan Pariwisata Indonesia di negara akreditasi. Terkait hal tersebut, KBRI Dar es Salaam siap memfasilitasi pengusaha Indonesia yang berminat untuk membuka restoran di Tanzania, mengingat besarnya pangsa pasar yang ada.

infotoba

Penulis: infotoba

Redaksi senior infotoba, memiliki tulisan yang sudah tersebar di media massa nasional


Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook



Profil infoTOBA

InfoToba adalah media online Indonesia yang menyajikan berita dan informasi seputar Danau Toba dan sekitarnya serta informasi wisata terbaru sekitar Danau Toba maupun Nasional.  Saat ini , kebanyakan media online di bangun dari perusahaan besar [read more...]

Facebook

Twitter

Contact Us